Kece Badai » Hewan » 7 Hewan Lucu Tapi Berbahaya yang Sebaiknya Tidak Diganggu

7 Hewan Lucu Tapi Berbahaya yang Sebaiknya Tidak Diganggu

Binatang-binatang berikut ini terlihat sangat lucu, tetapi sebenarnya mereka begitu mematikan jika diganggu. Apa saja hewan lucu tapi berbahaya tersebut? Berikut daftarnya!

1. Wolverine

Wolverine

Pertama dari daftar hewan lucu tapi berbahaya adalah Wolverine. Jika Anda lihat sekilas, Wolverine terlihat lucu dengan wajah yang cukup imut. Siapapun yang memandangnya tak akan menyangka kalau binatang ini begitu berbahaya.

Namun, jangan tertipu dengan penampilannya yang lucu, siapa sangka kalau Wolverine merupakan hewan agresif dengan cakar yang kuat. Mereka mampu menyerang organisme besar termasuk manusia.

Rahang dan cakar yang tajam membantu mereka mendapatkan mangsa dengan cepat. Mereka mendapatkan berbagai macam mangsa mulai dari tupai kecil, kelinci hingga rusa. Bahkan, mereka tak segan-segan menyerang manusia bila merasa terpojok.

Hewan lucu ini banyak ditemui di Kanada Utara dan Alaska. So, berhati-hatilah jika bertemu hewan ini di alam liar!

2. Siput Geographic Cone

Siput Geographic Cone

Jika Anda menganggap hewan ini adalah siput biasa yang cantik, Anda tidak salah. Tapi sebenarnya, Siput Geographic Cone menyimpan racun yang amat berbahaya.

Mereka akan mengeluarkan semacam jarum dari mulutnya untuk mengantar racun ke mangsanya. Siapapun yang terkena racun, akan mengalami sensasi mati rasa, kelumpuhan bagi manusia, bahkan bisa berujung kematian.

Bayangkan saja, jumlah racun yang sangat sedikit pun mampu membunuh sekitar sepuluh orang. Oleh karena itu, waspadalah bila bertemu hewan bercangkang ini.

Siput Geographic Cone hidup pada terumbu karang di kawasan Indopasifik. Mereka biasanya berburu ikan-ikan kecil.

3. Kukang

Kukang Hewan Lucu Tapi Berbahaya

Siapapun yang melihat mata kukang, mungkin akan berpikir bahwa ia cuma hewan lucu yang bisa jadi peliharaan. Namun, sebenarnya ia adalah hewan lucu tapi berbahaya.

Siku kukang bisa mengeluarkan sejenis racun dari sampingnya. Racun yang disekresikan apabila bercampur dengan air liurnya, dapat menjadi bahan yang sangat beracun.

Kapanpun kukang merasa terancam, ia akan melepaskan racunnya ke mulut. Lalu, gigitan dari hewan tersebut akan menyebabkan kematian.

Meskipun berbahaya, tetap saja kukang banyak yang memperjual-belikannya secara tidak resmi untuk jadi hewan peliharaan. Bahkan, saking ingin menghindari bahaya, oknum pemeliharanya pun sampai mencabut giginya untuk menghindari gigitan.

Mamalia nokturnal ini mudah ditemui di sekitaran wilayah Asia Tenggara, termasuk hutan-hutan di Indonesia.

4. Fire Salamander

Fire Salamander Hewan Lucu Tapi Berbahaya

Jika Anda lihat secara fisik, salamander merupakan hewan yang cukup keren, dengan motif tubuh kuning dan hitam. Karena warnanya yang unik, Fire Salamander kerap jadi hewan peliharaan.

Namun, siapa yang megira kalau kadal ini adalah hewan lucu tapi berbahaya?

Letak bahayanya adalah saat kadal ini terancam. Ia akan menyemburkan racun yang bisa menyerang sistem saraf pusat korban. Racun tersebut akan mengiritasi selaput lendir korban, dan kemudian sirkulasi seluruh tubuh.

Toksin kadal ini dalam dosis besar sangat berbahaya bagi organisme. Racun utama yang disebut alkaloid samandarin menyebabkan masalah seperti hipertensi dan kejang otot.

Secara alamiah, sebenarnya warna dari Fire Salamander peringatan bagi hewan lain agar tak mendekat, karena ia beracun.

Cukup berbahaya bila manusia bersentuhan dengan kadal ini, meskipun tampilannya lumayan keren.

5. Gurita Cincin Biru

Gurita Cincin Biru

Hewan air ini merupakan salah satu gurita yang cukup beracun. Tetapi, secara fisik gurita ini memang begitu menawan dan lucu.

Varietas gurita ini hidup sepanjang wilayah Pasifik dan Samudera Hindia. Panjangnya hanya sekitar 12 hingga 20 cm. Tapi jangan pernah meremehkan kekuatan hewan ini!

Banyak yang menganggap bahwa gurita cincin biru sebagai salah satu hewan beracun teratas dalam lautan. Ketika terporovokasi atau mendapat penanganan yang buruk, racun kuat mereka dapat menyebabkan dampak yang signifikan pada tubuh manusia.

Gigitan mereka terkadang sulit disadari karena tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, nantinya toksin tersebut akan menyebabkan nyeri hebat dan mati rasa.

Dalam kasus berat, racun dapat menimbulkan masalah pernapasan dan kelumpuhan dengan cepat. Bahkan, berujung pada kematian!

Racun dalam gurita cincin biru bernama Tetrodotoxin, racun ini lebih kuat efeknya dari sianida. Saking berbahayanya, racun dari gurita dapat membunuh sekitar 26 orang dalam hitungan menit.

So, waspada bila bertemu mereka di lautan!

Baca Juga: 15 Jenis Ikan yang Paling Berbahaya di Dunia

6. Anjing Laut Macan Tutul

Anjing Laut Macan Tutul

Jenis macan tutul adalah spesies anjing laut terbesar kedua di dunia laut. Anda dapat menemui mereka sepanjang wilayah Australia, Selandia Baru, dan Afrika Selatan yang lebih hangat.

Rasanya tak ada yang berbahaya dengan hewan ini, bahkan terlihat begitu menggemaskan. Faktanya, mereka sangat agresif terhadap manusia, apalagi jika ada yang coba mengganggunya.

Hewan lucu tapi berbahaya ini juga tak sungkan-sungkan untuk menyerang perahu. So, dengan tampilannya yang lucu, hewan ini juga begitu agresif dan suka menyerang.

7. Katak Panah Emas

Katak Panah Emas - Hewan Lucu Tapi Berbahaya

Hewan lucu tapi berbahaya terakahir dalam daftar adalah Katak Panah Emas. Lagi-lagi, hewan kecil ini pun berpenampilan menarik dan begitu anggun. Namun tak ada yang mengira bahwa katak ini menyimpan racun yang amat mengerikan.

Saking berbahayanya, katak emas sepanjang lima sentimeter saja dapat membunuh sekitar sepuluh orang sekaligus.

Oleh karena racunnya terkenal mematikan, orang-orang sering menggunakannya untuk melapisi anak panah. Itu sebabnya ia mendapat sebutan katak panah.

Fakta paling mengejutkan adalah bahwa satu sentuhan atau gigitan katak ini sudah cukup untuk kematian yang fatal.

Dibalik racunnya yang begitu mengerikan, tampilan katak panah ini begitu memukau. Mereka dapat terlihat dalam berbagai warna, seperti kuning, hijau, merah dan oranye.

Dari semua jenis katak panah, katak panah emaslah yang paling beracun dan mematikan. Untungnya, amfibi ini hidup di hutan hujan Kolombia, tidak di Indonesia.

Baca Juga:

Bagaimana? Lucu-lucu bukan hewan-hewan tersebut? Dibalik kelucuannya, sebaiknya binatang-binatang tersebut cukup untuk dipandang dari jauh saja, jangan didekati, apalagi dipeliahara!

Bagikan Artikel Kece Badai